Skip to main content

Posts

Menghapus File Menggunakan FileSystemObject

Kemampuan FileSystemObject untuk menghapus file memungkinkan kita untuk membuat kode VBA di Access yang secara otomatis akan menghapus file yang sesuai dengan keinginan. Dengan menggunakan proses searching yang dilakukan melalui statement for each... next, maka kita dapat memilih kriteria file yang ingin dihapus secara serentak. Hal ini berbeda bila kita melakukannya melalui Windows Explorer yang tidak bisa menghapus file yang berada di beberapa folder secara serentak.

Mengelola File dengan FileSystemObject di MS Access

Mengelola file dengan FileSystemObject di MS Access pada intinya adalah mengelola file yang tersimpan dalam sistem file. Sebagai contoh, pada sistem operasi Windows, kita biasa membuka folder My Documents untuk melihat file dokumen apa saja yang berkaitan dengan pekerjaan sehari-hari. Untuk melihat program yang terpasang di Windows, kita bisa membuka folder Program Files. Folder Program Files berisi file yang biasa digunakan untuk membuka aplikasi yang datanya tersimpan di My Documents, misalnya: file Excel dibuka dengan Excel.exe., dsb.

Bekerja dengan Properti Folder di Access VBA

Folder, sama seperti objek lain pada FileSystemObject, juga mempunyai properti. Untuk melihat properti sebuah folder di Windows Explorer, kita bisa memilih sembarang folder, lalu klik mouse kanan untuk menampilkan menu shortcut dan pilih Properties di menu ini. Cara lainnya,  setelah memilih sembarang folder, kita bisa menekan menu File dan pilih Properties.

Melakukan Proses Editing Folder dengan Menggunakan Access VBA

Bagi kita yang sering menggunakan Windows Explorer tentu sudah tidak asing lagi dengan perintah untuk meng-copy dan paste, memindahkan, menghapus, atau bahkan mengganti nama sebuah folder. Mungkin, tidak banyak orang yang tahu bahwa MS Access juga mempunyai kemampuan seperti itu. Pada posting kali ini, kita akan belajar bagaimana melakukan pengeditan seperti yang kita lakukan dengan Windows Explorer, terutama yang berkaitan dengan editing folder.

Mengelola Folder dengan Menggunakan FileSystemObject

Pada posting terdahulu, kita sudah membuat program yang digunakan untuk mengelola disk drive dari sebuah komputer. Pada posting berikut ini kita akan membuat program yang digunakan untuk mengelola folder. Secara umum proses yang berlaku saat kita mengelola disk drive juga berlaku di folder, yaitu melakukan koneksi untuk mengakses folder yang ingin dibuka, mengecek apakah sebuah folder tersimpan dalam disk drive, serta merinci isi dari sebuah folder.

Manajemen Disk Drive dengan Menggunakan FileSystemObject

Di MS Access, kita bisa melakukan manajemen disk drive dengan menggunakan FileSystemObject. Disk drive adalah perangkat yang memungkinkan sebuah komputer untuk membaca atau menyimpan data ke dalam sebuah media penyimpan yang ada di dalam perangkat itu. Sebuah komputer paling tidak memiliki satu buah Hard Disk Drive (HDD) yang digunakan untuk menempatkan Operating System dalam mengelola perangkat keras dan lunak dari komputer itu. Selain HDD, sebuah komputer juga dilengkapi dengan sebuah CD/DVD drive yang digunakan untuk membaca atau menyimpan data dalam sebuah CD/DVD. Bila belum cukup, maka kita juga bisa menambahkan disk drive yang sifatnya portable/mobile, seperti portable HDD, CD/DVD drive, SD card, dan flash disk.

Administrasi Sistem FIle di Access Menggunakan FileSystemObject

Mungkin tidak banyak programmer Access yang tahu bahwa MS Access mempunyai kemampuan dalam melakukan administrasi file layaknya sebuah Windows Explorer pada OS Windows. Kemampuan Access dalam menangani sistem file meliputi administrasi disk drive, folder/directory, dan file. Untuk folder/directory dan file, kita juga dapat melakukan fungsi editing seperti menyalin (copy), memindahkan (remove), menghapus (delete), dan mengganti nama (rename). Kita dapat melakukan administrasi sistem fIle di Access menggunakan FileSystemObject.

Menampilkan Record dengan Menggunakan Query di Access VBA

Menampilkan Record dengan Menggunakan Query di Access VBA. Perintah atau pernyataan SQL yang paling mendasar dan sering digunakan di Access adalah peryataan SELECT. Dengan SELECT, kita bisa menampilkan record yang diperoleh melalui query. Record yang ditampilkan dapat berasal dari satu buah tabel atau lebih, atau berasal dari query lainnya. Record yang ditampilkan juga bisa terdiri dari satu atau lebih field, tergantung kebutuhan.

Urutan Event Procedure Untuk Form atau Report di MS Access

Urutan event procedure untuk form atau report di MS Access mempunyai urutan tertentu. Bila kita melakukan sesuatu kegiatan, seperti memindahkan kursor dari satu control (misal: mengisi text box) ke control yang lain (misal: text box, list box, atau button) , dapat memicu beberapa event yang berbeda. Event ini terjadi menurut urutan tertentu. Urutan event ini perlu dipahami, karena akan mempengaruhi bagaimana dan kapan suatu macro atau kode VBA harus dieksekusi. Misalnya, apa yang harus dilakukan bila: sebuah form mulai dibuka, sebuah control baru saja berubah dan di-update, dan sebagainya.

Mengenal Tabel Temporer di MS Access

Tabel temporer atau tabel sementara dalam penjelasan posting berikut ini bukanlah tabel temporer yang dibuat oleh MS Access secara tersembunyi ( hidden by default ). Sebaliknya, tabel temporer dalam postingan ini merupakan tabel yang kita buat sendiri. Umumnya, tabel temporer hanya akan kita buat saat dibutuhkan. Bila tabel temporer tidak lagi dibutuhkan, maka kita akan menghapus tabel itu dari Access Navigation pane. Jadi, karena bersifat temporer, maka tabel ini tidak akan pernah tersimpan secara permanen dalam sebuah aplikasi database Access.