Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Konsep Database

Membuat Pengaturan Sistem Sendiri Di Access - Pengantar (Bagian 1)

Sebuah sistem, apa pun bentuknya,  akan selalu mempunyai mekanisme pengaturan yang digunakan sebagai langkah awal sistem itu bekerja. Pengaturan dibuat supaya sistem dapat bekerja sesuai dengan kondisi yang paling pas.

Cara Menginstall MySQL WorkBench di Komputer berbasis Windows

MySQL WorkBench sangat mudah diinstall di komputer berbasis Windows. Sama seperti software yang berbasis Windows lainnya, instalasi MySQL WorkBench juga menggunakan wizard yang memandu kita selama proses instalasi.

Mengenal MySQL WorkBench Sekilas

Bagi yang sudah memahami database Access dan ingin meningkatkan kemampuan untuk mempelajari database lebih jauh, kita mungkin dapat mempelajari MySQL Database. Nah, cara paling mudah untuk belajar MySQL adalah dengan menggunakan MySQL Workbench.

Cara Mengatur dan Menggunakan ODBC untuk Mengakses Data Eksternal

ODBC kependekan dari Open Database Connectivity. ODBC adalah antarmuka program aplikasi, atau dalam bahasa Inggrisnya Application Program Interface (disingkat API), yang digunakan untuk mengakses data.

[VIDEO] Bagian-bagian Database Access

Video berikut ini adalah penjelasan bagian-bagian database Access. Secara umum, database Access dibagi menjadi enam bagian objek tertinggi. Enam objek ini berisi data dan perangkat yang diperlukan untuk membuat sebuah database di Access, seperti dijelaskan melalui video.

Bagian Database Access

Database yang dibuat dengan menggunakan Access terdiri dari: Tables Queries Forms Reports Macros Modules Penjelasannya seperti di bawah ini.

Pengertian Database

Database adalah alat untuk mengumpulkan dan mengorganisir informasi. Database dapat menyimpan informasi tentang orang, barang, perintah, dan lain sebagainya. Ada bermacam-macam database yang formatnya berupa daftar seperti dalam program pengolah kata atau spreadsheet . Namun demikian, karena daftar tersebut mulai berkembang dan bertambah, pengulangan dan inkonsistensi mulai muncul dalam data. Data menjadi sulit untuk dipahami dalam bentuk daftar, dan cara mencari atau menarik subset data keluar untuk diamati mulai terbatas. Bila masalah ini mulai muncul, adalah ide yang baik untuk mentransfer daftar ke database yang dibuat dengan menggunakan Sistem Manajemen Database (Database Management System-DBMS), seperti Microsoft Acces.